Modal Usaha Kopi Keliling
Starling pre-batch di kawasan basah: default ~60 cup per hari buka (26 hari/bulan) agar gaji owner tidak memakan omset. Termos air panas vakum (≥80°C/8 jam), opex bensin/es/servis/lapak plus listrik rumah & sanitasi termos. Ini self-employment bermotor — take-home ≈ gaji owner + sisa profit, bukan passive ROI investor murni.
Estimasi Modal Awal
Rp 27 jt
Opex Bulanan
Rp 6 jt
Estimasi Laba Bersih
Rp 2 jt/bln
Estimasi Balik Modal
17,2 bln
Angka di atas adalah estimasi default. Sesuaikan lokasi, harga, dan target penjualan Anda sendiri di simulasi interaktif.
Pertanyaan Umum
Berapa modal usaha kopi keliling?▾
Estimasi jujur mencakup motor layak, bracket & box, kit seduh cepat/pre-batch, grinder, termos es & air panas, stok biji/susu/cup, plus opex jalanan dan prep rumah. Jika sudah punya motor, kurangi pos itu di simulasi.
Apakah laba di simulasi sudah termasuk gaji saya?▾
Ya — gaji owner (uang lelah) Rp3,5jt ada di opex. Sisa laba adalah profit usaha. Total uang yang Anda bawa pulang ≈ gaji + profit. Model joki (contoh): pokok Rp2jt + Rp1.000/cup di atas 40 cup/hari — ganti manual di opex, jangan pakai flat 3,5jt untuk volume kecil.
Kenapa target 60 cup, bukan 48 atau 65?▾
Pre-batch menghilangkan bottleneck seduh di lapangan — 48 cup under-utilize kapasitas dan memperpanjang BEP melewati umur motor seken (2–3 tahun). 60 cup/hari buka adalah default realistis; 65 cup cocok sebagai target agresif setelah rute basah tervalidasi.
